Pegertian Akuisisi

Penertian Akuisisi
 Akuisisi adalah salah satu langkah untuk membeli sebagian atau seluruh perusahaan, entah itu dari sahamnya atau aset yang dimiliki. Nantinya, pembeli atau yang disebut sebagai acquirer akan memperoleh kendali atas perusahaan yang mereka akuisisi. Cara tersebut biasanya dilakukan oleh suatu perusahaan besar terhadap startup. Namun terkadang juga tidak selalu begitu, Intinya, akuisisi merupakan peralihan kekuasaan yang terjadi pada suatu perusahaan yang menguasai aset atau saham.

Akuisisi bisa dikatakan sebagai suatu langkah yang baik dengan atau tanpa adanya persetujuan. Di dalam suatu kondisi, perusahaan yang mengakuisisi dapat mengajar perusahaan yang diakuisisi untuk membuat sebuah ketentuan akuisisi. Apabila acquiree tidak setuju dengan ketentuan tersebut, maka akuisisi tidak akan terjadi. Sedangkan di kondisi lainnya, acquirer juga dapat memanfaatkan proxy vote supaya pihak acquiree setuju dengan rencana akuisisi tersebut. Proxy Vote merupakan suatu kondisi dimana acquirer membujuk para pemilik saham acquiree untuk mengganti jajaran direksinya dengan orang-orang yang setuju dengan rencana akuisisi.

Tujuan Akuisisi

Sebenarnya, apa sih tujuan dari dilakukannya akuisisi? Berikut ini adalah tujuan akuisisi yang harus dipahami.

1. Mencari jalan untuk menemukan pasar baru

Sebagian besar perusahaan memilih untuk melakukan akuisisi atau mengambil alih perusahaan lain yang mempunyai pasar berbeda. Misalnya saja, perusahaan yang bergerak dibidang IT membeli atau mengambil alih perusahaan yang bergerak dibidang farmasi. Kenapa demikian? Cara tersebut umumnya diambil saat suatu perusahaan ingin menemukan dan masuk ke dalam industri yang berbeda. Dengan adanya akuisisi, perusahaan tersebut dapat masuk ke pasar yang diinginkan dengan lebih mudah.

2. Memperoleh konsumen yang di Akuisisi

Saat melakukan akuisisi terhadap suatu perusahaan, terlebih perusahaan tersebut sudah terkenal. Maka kita akan memperoleh konsumen mereka juga. Hal tersebut dapat menjadi pilihan sebuah perusahaan apabila kesulitan dan memenangkan hati konsumen target akuisisi. Dengan begitu, kita tidak hanya bisa menguatkan posisi brand di pasar. Namun juga bisa menghindari kompetisi dengan perusahaan yang berpotensi menjadi kompetitor besar untuk perusahaan kita. Cara tersebut telah dilakukan oleh Facebook dengan mengambil alih Instagram

3. Meningkatkan keuntungan mengunakan produk startup

Perusahaan besar dapat mengambil alih produk dari perusahaan yang masih merintis atau perusahaan kecil yang memiliki produk inovatif, namun masih kesulitan dalam menguatkan dominasi pasarnya. Setelah melakukan akuisisi, perusahaan besar akan membantu dalam memasarkan produk milik startup sembari memperoleh keuntungan dari hal tersebut. Cara itu telah dilakukan oleh IBM, sebuah perusahaan raksasa di industri software. Dimana perusahaan tersebut telah diklaim dapat meningkatkan penghasilan acquiree sebesar 40% dalam waktu dua tahun saja setelah dilakukannya akuisisi.

Adapun manfaat akuisisi diantaranya yaitu:

  • Memperoleh kemudahaan dana atau pembiayaan.
  • Memperoleh cashflow dengan cepat.
  • Mendapatkan keryawan yang telah berpengalaman.
  • Mendapatkan pelanggan tetap tanpa merintis dari awal.
  • Mendapatkan sistem operasional dan administratif yang tetap.
  • Meminimalisir risiko kegagalan bisnis atau risiko usaha.
  • Mendapatkan kendali atas perusahaan lain.
  • Menghemat waktu untuk memasuki bisnis baru.
  • Mendapatkan infrastruktur dalam mencapai pertumbuhan yang lebih cepat.
  • Menguasai pasokan bahan baku dan bahan penolong.
  • Memperbesar ukuran perusahaan.

Peralatan Akuisisi

Software Akuisisi
  1. LabVIEW
  2. MATLAB
  3. Python
Hardware Akuisisi
  1. NI DAQ ( NI-USB-6008 )
  2. KEITHLEY DAQ6510
  3. MULTIPLEXER ( MUX )

Nama : Geri Rohmat
Kelas : IF6NA
Nim : 191420011
Dosen Pengajar : Suryayusra,M,Kom.


Jika teman-teman kurang paham dengan tutorial yang saya buat bisa kunjungi situs ini

Sekian, Terima kasih.

wassalammualaikum wr.wb




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukti Digital Forensik